Jumat, 23 Juli 2010

My Favorite Albums

Diposting oleh anindita di 18.49 3 komentar
25. The Piper At The Gates of Down - Pink Floyd (1967)
dulu saya pernah dengerin radio yang sedang membahas musik-musik tahun 1960-an. kebetulan album ini dibahas. entah apa deh kata mereka, saya terlalu kecil untuk ngerti istilah-istilah yang mereka omongin, cuman pada saat itulah saya pertama kali terekspos sama musik psikedelik. nah di album pertama Pink Floyd mereka mainin musik tersebut, bukan progresif rock kayak sekarang. kebanyakan lagu di sini didominasi instrumentalia yang lumayan bikin saya bertanya-tanya "suara apa sih ini?", tapi yah menurut saya musik-musik begini emang seperti itulah, gak perlu masuk akal tapi seolah-olah memberikan efek terhalusinasi dan membuatmu high..calories in my case. enak sekali mendengarkannya sebelum tidur.
Fave tracks: See Emily Play, Lucifer Sam, Flaming

24. Celebrity - N'Sync (2001)
kontras sekali yak sama album di atas, hihihi. tapi bohong banget kalo kamu hidup di jaman 1990-2000an tanpa mengidolakan satu pun boyband yang ada saat itu. jadi kan ada 2 aliran boyband tuh, mellow dan dance, dan menurut saya cuma N'Sync yang bisa melakukan keduanya dengan baik sekali. kebanyakan boyband eropa kalo nyanyi lagu ballad kesannya menye-menye sekali, sementara N'Sync terdengar pas banget, masi ada macho-machonya. apalagi koreografi dance mereka menarik hati dan sangat menggoda untuk ditiru.
Fave tracks: Gone, Falling, Tell Me Tell Me Baby

23. Ten - Pearl Jam (1991)
butuh waktu lama buat saya untuk tau kalo ini album yang bagus. kalo ga salah saya baru denger pas uda masuk jaman Riot Act, jadinya saya kira pearl jam sejenis band-band post-grunge lainnya, hahaha. tapi kayak perbedaan barang ori dan bajakan, pearl jam jauh dan jauh banget kualitasnya dibanding yang lain. i don't know how to describe it using any musical references, but somehow that's what differentiates them from the others, they know how to put emotions into songs and sound it as it is.
Fave tracks: Black, Even Flow, Jeremy

22. The Datsuns - The Datsuns (2002)
baru tau band ini sekitar tahun 2009-an, tepatnya di album Headstunts yang ternyata album keempat mereka. ha! kadang-kadang saya menarik kesimpulan seenaknya kalau album keempat dari sebuah band rata-rata berkualitas baik, trus baru deh saya mencari album pertamanya. eh ternyata bagusan ini malah. mungkin kedengaran setipe dengan The Hives dan temen-temennya, tapi The Datsuns terdengar lebih ringan dan ceria.
Fave tracks: MF From Hell, Harmonic Generator, In Love, Sittin' Pretty

21. Deja Entendu - Brand New (2003)
kalo saya boleh menggunakan istilah 'emo' saat ini, saya ingin menggunakannya sebagai 'brand new adalah band emo yang bagus, lyrically dan musically'. mereka keluar barengan dengan band-band kayak taking back sunday, finch, matchbook romance, dashboard confessional, senses fail, dll sehingga seolah-olah setipe, tapi cuma brand new yang meninggalkan kesan lebih dalam. kalo disejajarkan dengan film, mereka adalah film-filmnya drew barrymore dan brand new adalah film dramanya james mcavoy (meski tanpa personel ganteng).  kebanyakan lagunya kalem meskipun ada beberapa lagu yang punya scream di sana-sini, tapi saya rasa gak mengurangi esensi emosional lagunya sendiri.. and have i mentioned 'emo' before?
Fave tracks: Sic Transit Gloria, The Quiet Things, The Boy Who Blocked His Own Shot

20. The Wall - Pink Floyd (1979)
pertama kalinya saya tau yang namanya concept album ya di album ini, gak lama sebelum American Idiot rilis, so I wondered why my friends were all surprised on the storyline and characters thingy in making music. I don't really get their 3 (or maybe 4?) previous concept albums, hence I regard this one is a lot better. Dan waktu denger album ini kaget juga karena saya taunya aliran Pink Floyd itu kan gak gini. Tapi ternyata The Wall bagus banget. Simply classic. Ada 4 side di album ini (yep, double albums) yang mewakili storyline masing-masing, dan favorit saya ada di side ketiga.
Fave tracks: Hey You, Comfortably Numb, Happiest Days of Our Lives
19. The Best of L'Arc~en~Ciel 1998-2000 - L'Arc~en~Ciel (2003)
Laruku punya beberapa album kompilasi dan album ini yang menurut saya paling enak didenger. I was like adoring them back then, sebelum kemudian selera saya berganti. they're playing something like Japanese alternative rock, sometimes blend pop and progressive but still got catchy tunes. that's why they have massive fans out there. I think most people who are into Japanese music will catch this one, just my opinion.
Fave tracks: Pieces, Finale, Kasou

18. The Used - The Used (2002)
just another post-hardcore/screamo band, really, tanpa ada penjelasan panjang lebar. saya juga ga peduli orang mau bilang band ini ga bagus-bagus amat, hahah. i just find all of their tracks mostly enjoyable and catchy, dan memang sih suara vokalisnya kadang-kadang terasa mengganggu tapi albumnya masih bisa dinikmati ketika kita sedang depresi dan butuh hiburan instan tanpa harus diributkan soal kualitas. lagian, ketika kamu sedang berada di tempat karaoke, selain lagu-lagu ala diva kan emang paling enak nyanyi lagu model begini, tidak perlu mengatur nada yang njelimet, cukup siapkan napas yang panjang untuk teriak sepuasnya.
Fave tracks: Poetic Tragedy, Bulimic, Taste of Ink

17. Siren Song of the Counter Culture - Rise Against (2004)
kalo saya bisa memilih satu album untuk ber-headbanging, saya akan pilih album ini. kesemuanya benar-benar bernuansa seperti itu. i don't know much about themes of their lyrics, tapi mengingat personil band ini semuanya vegetarian, straight edge, dan suporter PETA, how much do you need to know? tapi emang agak aneh mendengarkan band seperti ini menyanyikan lagu-lagu bertemakan romantisme, ada beberapa lagu disini yang seperti itu dan terasa janggal di kuping saya. lagu yang saya tau klipnya cuma Give It All, itupun gara-gara ada di inul vizta. what i mean is, it's interesting to know how they depict the nighttime revolt led by white collar workers, saya jadi gak merasa bersalah karena bersimpati pada Anti-Flag.
Fave tracks: Dancing For Rain, Give It All, Paper Wings

16. So Long Astoria - The Ataris (2003)
tau band ini sejak lagu Boys of Summer, dan langsung suka. jadi gak tega pas tau kalo mereka benci banget lagu itu. bisa dibilang saya baru dengerin keseluruhan album ini tak lama sebelum *cough* menonton konsernya *cough* (saya suka menekankan frase ini pada seseorang) taun 2009 kemaren. ha! i would really adore this band if only i had been introduced to them years ago. i mean, i could imagine myself doing that, in school uniforms, ngejar-ngejar Kris Roe di Bandung dan ngajak foto bareng. kyaaa, aneh rasanya kalo dia tau saya (hampir) PNS saat melakukannya.
Fave tracks: Summer '79, My Reply, In This Diary

15. MTV Unplugged in New York - Nirvana (1994)
salah satu hal yang patut dikagumi dari Nirvana adalah totalitas mereka dalam bermusik dan keengganan mereka mengikuti selera pasar. di acara MTV Unplugged aja mereka ogah nampilin versi akustik lagu-lagu yang udah populer. sebaliknya, mereka malah mainin track-track yang less known di album mereka plus beberapa cover songs dari artis yang less known juga (kecuali David Bowie). dan hasilnya, one of the best unplugged recordings of the world. saya mendengarkan lagu-lagu di sini lebih dulu ketimbang versi aslinya, dan itu semakin menguatkan pendapat umum kalo Nirvana emang band yang luar biasa.
Fave tracks: Jesus Doesn't Want Me For A Sunbeam, Where Did You Sleep At Night, The Man Who Sold The World

14. Dying To Say This To You - The Sounds (2006)
satu-satunya band bervokalis cewek di daftar saya. sorry Hayley Williams, I'm not that into you. the sounds ini musiknya tipikal new wave asal swedia yang danceable, dengan template muka vokalis persis karakter antagonis di sinetron-sinetron. cocok didengarkan di kamar sambil ajojing karena kamu ogah ke diskotik. yea, that's my only reason.
Fave tracks: Painted By Numbers, Tony The Beat, Night After Night

13. Diorama - Silverchair (2002)
mungkin satu-satunya alasan masuk akal kenapa saya bisa suka sama album ini selain karena melodinya sangat menenangkan hati adalah karena.. kapan lagi bisa dengerin Daniel Johns nyanyi dengan clean voice sepanjang album sambil main piano? woooh, merinding keenakan. apalagi ini album terakhir kali dia terlihat ganteng. komplit sekali, seharusnya dia aja yang jadi edward cullen. ballad My Favourite Thing adalah salah satu favorit saya, dan lagunya berjuta kali lebih syahdu di versi akustik.
Fave tracks: My Favourite Thing, Without You, The Greatest View

12. New Wave - Against Me! (2007)
kalo ga salah ini adalah album pertama mereka di bawah naungan major label, tapi secara keseluruhan adalah album ke-4. maybe for any real punkers out there, this is what they call "selling out", you make music like this in a cleaner, smoother version to embrace more fans. orang emang suka cerewet kalo band yang tadinya agak hardcore jadi begini, tapi namanya band kan emang harus maju toh, gak masalah asal kualitas albumnya justru semakin bagus. New Wave is still exceptionally brilliant. masih dengan nada-nada dan konten protes yang sama, cuma kali ini lebih rapi dan sederhana. sedikit mengingatkan dengan rise against, tapi yang ini lebih ke arah folk punk.
Fave tracks: Up The Cuts, White People For Peace, Trash Unreal, New Wave

11. Streetcore - Joe Strummer & The Mescaleros (2003)
dulu saya pernah denger sebuah lagu yang menurut saya bagus di radio waktu kuliah, dan penyiarnya bilang soal Joe Strummer yang meninggal setahun sebelumnya. i had no idea who he was before, apalagi tau judul lagu itu. beberapa bulan lalu saya nonton film The Diving Bell and The Butterfly dan ternyata lagu ini muncul di sontrek, judulnya Ramshackle Day Parade dan akhirnya saya mulai nyari album ini. mengingat ini dirilis setelah Strummer meninggal, keliatan sekali kalo materinya sebenarnya belum selesai, beberapa terasa banget kalo masih berupa first take di studio, dan "midnight jam" malah belom ada liriknya. lagu Redemption Song konon malah tanpa iringan The Mescaleros, direkam sendirian, dan menurut saya cukup bisa dibandingkan dengan versi asli. selain itu, i can't help but shed a tear kalo inget Strummer uda meninggal pas denger dia nyanyi seperti ini, dengan energi dan suara yang masih sama seperti masi muda, dan lirik yang menggambarkan semangatnya pula.
Fave tracks: Ramshackle Day Parade, Coma Girl, Burnin' Streets, Redemption Song

10. Curtain Call - Eminem (2005)
yo, bukan sekali ini kan saya masukin album Greatest Hits ke daftar. Eminem adalah satu-satunya artis hip hop yang saya dengerin, well, seperti biasa saya tertarik sama lirik-lirik yang bagus dan mendalam, dan bandingkan dengan artis hip hop lain yang liriknya kebanyakan seputaran kehidupan mewah, cewek, dan sejenisnya. gak semua begitu sih, Kanye West juga liriknya bagus, tapi kayaknya emang Eminem doang yang masuk ke kuping. sayang sekali seiring waktu karya-karya dia udah ga seperti ini lagi.
Fave tracks: Lose Yourself, Without Me, Like Toy Soldiers, Mockingbird

9. Kollected: The Best Of - Kula Shaker (2002)
there's a moment in my life when I was so infatuated with psychedelic thingy. nah, yang berasal dari generasi tahun 90-an dan saya anggap paling keren cuma Kula Shaker. saya gak suka sama musik India, tapi entah kenapa harus ada pengecualian khusus buat band ini. lagipula psikedelik dan sound India kan emang berhubungan toh? album K adalah album mereka yang paling bagus, nomor dua adalah Pilgrim's Progress dan Strangefolk. oh, Kollected dimasukin karena lebih banyak single yang saya suka di album ini ketimbang dua album tadi.
Fave tracks: Tattva, Grateful When You're Dead, Hush, Drop In The Sea

8. For Blood and Empire - Anti-Flag (2006)
this album is blatantly emotional, deliberately criticizing their nation's policy, mengkampanyekan paham-paham anti-korporasi, anti-kapitalisme, dan judul-judul lagu di sini kurang vulgar apa dengan "The WTO Kills Farmers", "Confessions of an Economic Hitman", ""Depleted Uranium is a War Crime", sampai lirik semacam "1 trillion dollars in Africa, Iraq..1 trillion dollars and it's never coming back..". weks..untung album ini gak di-ban sama kantor saya, hahah. dari segi musikalitas, bagi saya yang gak punya keterampilan bermusik sama sekali ini, kayaknya mereka gak bisa dibilang bagus-bagus amat. tapi kalo dari muatan moral dan pesan yang ingin disampaikan, they do it very well. how many of you has ever heard bands saying things like "we want to spread messages and create an awareness" instead of "we just want to have fun" upon being asked about why they make music?
Fave Tracks: This is The End (For You My Friend), The Press Corpse, 1 Trillion Dollar$

7. Neon Ballroom - Silverchair (1999)
Diorama mungkin album yang sangat menenangkan, tapi entah kenapa saya lebih suka mendengar Daniel Johns menyanyi dengan suara macho. apa sih istilah musikalnya buat suara yang diserak-serakkan ala Kurt Cobain? growl? yah meskipun pada awalnya mereka emang dicap pengekor Nirvana tapi they were very young back then, termaafkan (cowok cakep selalu dimaafkan). disini juga ada lagu dimana Johnsy menyanyi dengan lembut, mendayu-dayu, dan bahkan bisa membuat gadis manapun ingin menghibur dan memeluknya setiap kali mendengar dia menceritakan penderitaannya dengan anoreksia. keliatannya di jaman ini anoreksia dia sudah mulai mengerikan.
Fave tracks: Ana's Song, Anthem for the Year 2000, Spawn Again

6. Absolution - Muse (2003)
mungkin bagi orang bukan ini yang paling bagus, tapi album inilah yang paling saya sukai, dan rasa-rasanya hampir semua lagu di sini saya suka. cuma Muse band yang saya anggap bisa melakukan sesuatu seradikal mungkin di tiap albumnya tanpa dibilang aneh, bodoh, atau jelek. kalau secara personal menurut saya tentu Jack White. keliatannya sejak dengerin album ini deh saya mulai punya perspektif musik yang lebih baik dan mengikuti perkembangan zaman, jadi makna album ini terasa lebih personal.
Fave tracks: Stockholm Syndrome, Falling Away With You, Hysteria, Sing for Absolution

5. Nevermind - Nirvana (1991)
do I really have to state why? gak perlu kan ya? you don't have to be one of those cool kids, one of those hardline kids, in fact, you don't have to be part of any scenes to know that there's something that's damn worth listening here. it's been already a cultural legacy of music industry! kadang-kadang ada bagusnya Cobain mati duluan, kalo dia masih hidup masih ada kemungkinan album-album berikutnya jadi jelek, atau dia tiba-tiba sangat sell-out, dan namanya pun ga akan melegenda seperti sekarang. lagu-lagu di album ini semuanya sangat bagus, sayang banget kalo ada yang cuma tau smells like whatever itu doang.
Fave tracks: Polly, In Bloom, On a Plain, Lithium

4. Never Mind The Bollocks - Sex Pistols (1977)
album ini penuh kemarahan, protes, anarkisme, pesimis, kebencian..buset, album ini auranya negatif semua malah. dan untuk menggambarkan betapa berpengaruhnya album ini, saya rasa setiap orang yang dengerin lagu-lagu mereka jadi gatal untuk berdiri di atas meja, membanting sesuatu ke lantai dan meneriakkan "i wanna be anarchyyy" ke depan bosnya..err..atau guru kelasnya. paling gak itulah yang terjadi kalo kamu sudah terekspos dengan sex pistols sejak kecil.
Fave tracks: God Save The Queen, Pretty Vacant, EMI

3. Whatever People Say I Am, That's What I'm Not - Arctic Monkeys (2006)
i remember when i went into store in Malang and they played I Bet You Look Good On The Dancefloor very loud and i asked one of the employees "who sings this?". after that, i came home, grabbed my wallet and went to the nearest internet cafe to download the album! yea, that soon. jaman itu dimana playlist saya masih didominasi band-band mal emo, menemukan alex turner terasa seperti minum pocari sweat abis olahraga, jadi bersemangat lagi. sisi lain yang saya suka dari album ini adalah liriknya. ga tau kenapa, tapi saya suka sekali cara dia menulis, it's like he was experiencing or seeing something and writing it right at the moment.
Fave tracks: The View From The Afternoon, When The Sun Goes Down, A Certain Romance, Riot Van

2. Chuck - Sum 41 (2004)
saya tidak bisa tidak mencantumkan sum 41, apalagi mereka adalah band yang mengisi hari-hari saya sejak SMP sampe kuliah. kalo kamu membaca keseluruhan daftar yang saya buat pasti kamu mendengus sambil bilang "ababil banget!", tapi saya baru menjalani 18 tahun kehidupan kan, maksud saya semua ini tentu saja sesuai dengan perkembangan umur dan intelegensia saya dalam mencerna (ngeles tingkat tinggi). saya juga suka album-album sum 41 sebelum ini, tapi Chuck benar-benar berbeda, lebih matang, lebih rapi, dan liriknya sudah tidak terdengar seperti ABG-ABG yang masih mengeluhkan kehidupan sosial yang menyedihkan. mereka sudah tumbuh besar dan mulai menonton berita. apa lagi? they are my childhood heroes! i really wanna be like them when i was a kid.
Fave tracks: Open Your Eyes, There's No Solution, We're All To Blame

1. Elephant - The White Stripes (2003)
entah kenapa saya menaroh White Blood Cells di part sebelumnya, sementara Elephant di sini. I mean, they're both total awesomeee! seharusnya tidak ada perbedaan ranking sedemikian jauh diantara keduanya! ngomong-ngomong, Elephant adalah album terbaik dari semua album keren The White Stripes. dengan 2 personil saja, apa yang kamu pikir bakal bisa dilakukan? tapi itulah kehebatan Jack White, he's a pure genius, I can't imagine what he was thinking when he decided to create such tunes and sounds and reffs on his every bands: the dead weather, the white stripes, the racounters, even produced loretta lynn's album. tepat ketika saya masi terpesona dengan white blood cells, album ini rilis dan saya tetap terperangah. keren tapi dalam skala yang berbeda, konteks yang lebih berat, dan gaya yang lebih dewasa. ada lagu seperti Seven Nation Army dengan intro dari gitar (gitar! hampir kaget) dan reff yang nendang, minimalis kayak I Just Don't Know What To Do, Black Math yang riuh.. brilliant work, Mr White!
Fave tracks: Seven Nation Army, Hardest Button to Button, Black Math, I Just Don't Know What To Do

Rabu, 16 Juni 2010

silence

Diposting oleh anindita di 14.33 0 komentar
i wish i could pause the times
get some sanity out of this hectic space
take off my senses and leave it bare to their place

where i don't need to hear the clock tick faster
don't need to stand the noise any longer
silence the world for just a moment's worth
put serenity on an honorable mention
where nobody would shatter our pieces of heart
where solitude unlocked the happiness inside
where i could stop dark clouds from rolling over my head
just a bit of moments.. and life would never wear me out.


Jumat, 11 Juni 2010

Sekilas tentang Bank Century

Diposting oleh anindita di 18.19 1 komentar
20:52:19 RT @gm_gm: Ada sebuah bank dgn aset cuma 1% dr perbankan nasional. Krisis. Bank Sentral pun ambil alih itu bank. Century?

20:52:38 RT @gm_gm: Bukan Century. Tapi Bank CajaSur di Spanyol akhir Mei yang lalu. Dampaknya dikhawatirkan meluas ke seluruh Eropa.

21:05:58 Kenapa bank hrs diselamatkan? Karena duit masyarakat ada di dalamnya. Mulai dr tabungan anak2 sampai tabungan pensiunan & uang perusahaan

21:07:28 Bagaimana cara menyelamatkannya? Injeksi uang. Dan injeksi ini bersifat utang, yg bila diperhitungkan akan menggerus modal pemilik bank

21:08:33 Injeksi terus dilakukan sampai bank stabil - baru kemudian duit hasil injeksi dihitung ulang. Sanggup atau tidak pemilik bank membayarnya?

21:09:42 Kalau pemilik bank tdk sanggup membayar dana injeksi - maka utang tadi dikonversi menjadi modal & berarti pemilikan bank beralih

21:11:30 perlu diperiksa, apakah nasabah yg nggak balik itu masuk skema penjaminan LPS atau tidak? Setahu saya sih tidak @aldilips

21:13:02 Nah bisa anda bayangkan kalau bank tidak diselamatkan, maka uang masyarakat akan hilang begitu saja. Dan kepercayaan akan juga hilang.

21:14:19 Kalau kepercayaan hilang, maka masyarakat akan menarik uangnya dari berbagai bank. Bank sehat pun bisa jadi ikutan sakit.

21:16:38 Di Amerika tahun 1930-an ada padanannya dg kasus Bank Century - yaitu Bank of United States. Jangan salah, nama keren tp bank swasta kok.

21:17:50 Bank yg relatif kecil, walau nomer 3 terbesar di kota New York - tapi secara nasional cuman ranking 28-an. Ranking yg sama dg Century

21:18:43 Di kota New York, Bank of United States dikenal sebagai "bank-nya tukang jahit" - kenapa? Karena banyak menyalurkan kredit ke imigran.

21:19:29 Dan imigran Eropa di kota New York kebanyakan modal nekad + sedikit keahlian - termasuk di antaranya sebagai tukang jahit.

21:20:44 Pendiri Bank of United States bernama Joseph S. Marcus, yg juga seorang imigran Yahudi dari Essen Jerman. Didirikan thn 1913.

21:21:43 Dia pilih nama keren dan hebat "Bank of United States" karena imigran pikir itu bank milik pemerintah Amerika Serikat, padahal bukan.

21:24:29 Amerika sendiri nggak punya bank pemerintah sejak Second Bank of United States tidak diperbaharui ijinnya tahun 1841.

21:25:56 Bank of United States kemudian berkembang pesat sepanjang 1913-1930, karena basisnya para imigran yg agresif meminjam & menabung.

21:27:13 Dan saat itu Amerika adalah negeri terbuka - siapa saja yg mau berimigrasi - sillahkan datang. Tidak ada halangan kecuali penyakit.

21:29:09 Masuk generasi kedua: Bank of United States dikendalikan oleh Bernard Marcus, yg sudah mulai terlibat dalam operasional sejak 1919.

21:30:26 Si anak lebih agresif lagi. Ia membesarkan Bank of United States dgn cara merger dg bank2 lain. Persis seperti Century kan?

21:31:21 Sebagai latar belakang informasi: Bank Century adalah hasil merger: Bank CIC + Bank Danpac + Bank Pikko.

21:32:44 Bank of United States pun go public. (persis jg seperti Bank Century). Harga sahamnya pernah mencapai $231 per lembar di thn 1928.

21:35:42 Kemudian Black Monday dan Black Tuesday terjadi, pasar saham New York crash di tahun 1929, tanggal 28 & 29 Oktober.

21:37:48 Kerugian akibat crash di pasar saham ini membuat banyak org kehilangan uang yg dispekulasikan di pasar saham. Mereka gampang curiga.

21:38:52 Tapi kecurigaan masih terbatas & terkendali sampai tanggal 10 Desember 1930. Saat banyak org berkumpul di depan Bank of United States.

21:41:05 Bank of United States jg berfungsi sebagai broker saham & juga jualan "reksa dana" yg bermasalah. (persis seperti Bank Century juga kan?)

21:43:14 Dan petinggi Bank of United States juga ada yg masuk penjara karena terkait dg kasus penipuan investor. (persis jg kan?)

21:43:58 Nah di awal Desember itu muncul rumor bahwa seorang nasabah tidak bisa menjual saham & menarik duitnya dr Bank of United States

21:44:52 Rumor menyebar & orang2 berkerumun ingin menarik simpanannya dr Bank of United States. Sampai harus didatangkan polisi utk mengatur.

21:46:37 Org yg mula2 berkerumun cuma menarik sedikit, tapi makin banyak & jumlah yg ditarik makin besar. Rumor menyebar ke seluruh New York.

21:48:58 Rush di Bank of United States berlangsung besoknya dlm skala lebih besar lagi, hingga harus tutup jam buka lebih awal dr biasanya.

21:49:57 Badan pengawas Bank pun diundang utk membantu. Harga saham Bank of United States jeblok dari $11,5 hingga tinggal $3

21:51:45 Tapi sejak tanggal 11 Desember 1930 itu, Bank of United States tdk pernah lagi buka. Simpanan masyarakat yg ada tdk lagi bisa diambil.

21:53:31 Sekalipun sudah diambil alih kendalinya oleh Badan Pengawas Bank, ternyata Federal Reserves tdk mau menyuntikkan dana.

21:55:00 Bank of United States pun tutup. Kewajiban & tagihan kreditnya nya diambil alih Pengawas Bank. Nasabah yg kalah cepat ambil tdk dapat apa2.

21:56:11 Dan para nasabah itu kalap. Mereka menarik duitnya dari SEMUA bank yg masih buka. Efek rush di bank menyebar ke seluruh Amerika

21:57:33 Dalam bulan Desember 1930 saja - ada 300 bank yg menyusul tutup setelah Bank of United States dibiarkan kolaps tanpa injeksi modal.

21:59:55 Dan hingga sepanjang tahun 1930-an bank yg menyusul ambruk di seluruh Amerika mencapai.... SEMBILAN RIBU BANK...!

22:01:42 Banyak yg mempertanyakan mengapa Federal Reserves diam saja. Mengapa Bank of United States tidak ditolong & dibiarkan tutup?

22:02:48 Federal Reserves menganggap Bank of United States terlalu kecil utk perlu ditolong, apalagi pemiliknya bermasalah & petingginya dibui.

22:04:59 Federal Reserves menganggap Bank of United States sudah selayaknya dibiarkan tutup. Federal Reserves lupa aspek psikologis nasabah.

22:06:15 Dan saat ratusan bank mengalami masalah - Federal Reserves sudah tidak sanggup lagi menangani. Alhasil gelombang rush tdk berhenti.

22:08:18 Dan karena Bank of United States milik Yahudi imigran & spekulatif - terdapat anggapan bank itu patut dihukum dg dibiarkan tutup.

22:09:42 Milton Friedman menuliskan tentang kisah Bank of United States ini dlm bukunya bersama Anna Schwartz ttg Great Depression.

22:11:11 Bertahun2 kemudian, saat Ben Bernanke menjadi petinggi Federal Reserves, ia mengundang Milton Friedman & Anna Schwartz utk berterima kasih

22:12:01 Dan atas nama Federal Reserves, Ben Bernanke mengakui bahwa Friedman benar & Federal Reserves melakukan kesalahan sangat besar di 1930.

22:13:08 BTW, Ben Bernanke sebelum memimpin The Feds adlh ekonom yg dianggap paling mengerti tentang Great Depression. Saya punya buku beliau.

22:14:19 Nah pelajaran dr kasus Bank of United States ini yg selalu diingat oleh setiap pejabat keuangan dunia & Gubernur Bank Sentral.

22:15:37 Maka sekarang kita bisa paham mengapa Boediono sebagai Gubernur Bank Sentral & SMI sebagai Menkeu - sangat khawatir soal Century 2008.

22:17:51 Sementara anggota dewan kita menganggapnya sebagai bahan komoditas politik semata untuk dimainkan sesuai agenda mereka.

22:19:21 Dan parlemen kita mengundang "ekonom" & ekonom untuk sebuah sandiwara dengar pendapat. Kasihan ekonom beneran tdk didengar.

22:20:34 Dan saya sendiri heran mendengar ada "ekonom" yg bilang keadaan tidak beresiko sistemik karena banknya relatif kecil.

22:21:47 Apa mereka ketiduran waktu dulu kuliah Sejara Ekonomi? Tp saya dengar sih mata kuliah itu memang mulai berangsur dihapus... :(

22:26:09 Seberapa besar sih Rp. 6,7 Trilyun itu? setara dgn output ekonomi Indonesia selama 11 jam. (nggak sampe 1/2 hari). Tapi sirkusnya berbulan2.

22:27:10 Dan duit Rp. 6,7 Trilyun itu tdk hilang, masih ada wujudnya: Bank Mutiara yg sekarang beroperasi normal & bukukan laba + punya tax shelter.

22:28:43 Dan dugaan "aliran dana" untuk kampanye capres tertentu - ternyata juga tidak terbukti sebagaimana juga dikatakan oleh KPK.

22:31:00 Saya cuma khawatir: Resiko mengalami bank kolaps itu PASTI akan selalu ada - selama kita punya bank. Memang tidak terhindarkan.

22:32:23 Kalau bank sebesar Century sudah bikin repot ongkos politiknya, gimana kalau bank yg lebih besar lagi? Bisa habis kita.

22:33:32 Saya pernah diundang TV Tempo utk debat soal Century melawan Deni Daruri. Saya bawa semua angka2. Dia tangan kosong + ngeyel.

22:35:10 Setelah pengambilan gambar selesai, kita ribut sebelum didamaikan Andi Budiman. Kebawa emosi karena saya capek2 bawa angka.

22:36:48 Dan seminggu lalu, di suatu forum ada Anggota Pansus Century (dari PDI-P) bersama saya di panggung. Dan saya hampir mendidih.

22:38:30 Anggota Pansus itu latar berlatar hukum & politik - tapi mau coba2 bicara soal perbankan dan Century. Saya dikasih jatah ngomong topik lain.

22:41:40 Begitu mulai bicara, dlm beberapa menit anggota dewan itu sdh nyebut "John Perkins" - anggota dewan kita cuma demen teori konspirasi

22:43:05 Dan saya curiga, jangan2 dia jg belum baca buku Perkins. Yesus di kamar hotel? Ada Hotel Intercontinental di Jakarta tahun 1970? Come on...

22:45:20 Ini juga yg diomongkan anggota dewan itu. @reevoz: Apakah benar menjelang pemilu pasti ada bank yg dibobol pak oleh partai yg berkuasa?

22:47:09 Si anggota dewan bicara soal Bank Bali & kasus cessie serta tersangkut dg Golkar. Tapi jelas nadanya cemburu, mungkin krn nggak kebagian.

22:48:32 Bukan orang Batak. Org Jawa kok. @elnasinaga: Tambunan bukan pak? *soktau* RT ada Anggota Pansus Century (dari

22:49:46 Bukan ukurannya, tapi iklim ekonomi yg sdg berlangsung @anggawirastomo: batasan sebesar mana sebuah bank sehingga ia pantas diselamatkan?

22:50:58 Di Amerika 1930, baru dilanda Market Crash. Di Indonesia 2008, cadangan devisa turun tajam, tingkat bunga naik, kurs rupiah jeblok.

22:52:42 Iya nanti saya compile dan taruh di blogspot. Ini juga ngetwit dadakan & tdk direncanakan @dondihananto

22:53:59 Ya. Dia bicaranya halus ya... RT @gheahmadwirja: @hotradero Ganjar pranowo bukan bang ? Kn katanya jawa #nebak

22:55:49 Ya. Animal Spirit dlm bentuk negatif. @archienomics: Apakh ini yg dsbt animal spirit? RT makin banyak & jumlah yg ditarik makin besar.

22:56:37 Hidup keuangan kita selalu terkait dg "Animal Spirit". Ada kalanya kita sedemikian percaya - ada kalanya sedemikian tidak percaya.

22:57:27 Boleh. @yaniwidi: Pak, saya sedang mengkompilasi tweet Bapak. Sayang kalo lenyap begitu saja. Minta ijin saya share ke FB/blog, boleh tidak?

22:58:33 Coba kita lihat bagaimana org bisa sedemikian percayanya sama bank: Berapa harta yg ada di dompet anda? Berapa yg ada tersimpan di bank?

22:59:34 Orang menggotong uang berkarung-karung ke Bank utk diserahkan & ditukar dg selembar kertas bernama Deposito. Apa tidak gila itu?

23:00:41 Dan duit itu diserahkan bank ke orang lain (dalam bentuk kredit) ke orang yg anda tdk kenal sama sekali. Apa itu tidak gila?

23:02:42 Tetangga atau saudara minta pinjam saja belum tentu anda percayai - eh ini malah disetorkan ke org yg tdk anda kenal sama sekali.

23:03:31 Tapi itu semua bisa berlangsung karena ada TRUST/kepercayaan yg luar biasa besarnya terhadap sistem keuangan. Dan itu bisa berubah.

23:05:39 Anda pergi ke ATM & masukkan kartu. Senang melihat deretan angka bertambah. Tapi apa iya itu benar2 duit kita? Sinyal elektron itu? Gila!

23:07:37 Jadi jangan heran kalau tiba2 ada keadaan di mana kita bisa sedemikian pesimistis & ingin menarik duit kita dari bank semuanya sekaligus.

23:09:43 Nah itu yg disebut "Animal Spirit" sistem keuangan. Dibahas pertama kali oleh JM Keynes, tahun lalu ditulis buku oleh Shiller & Akerlof

23:10:25 Nah, selama bank masih ada & manusia masih dihinggapi "animal spirit" positif maupun negatif - maka resiko perbankan selalu ada.

23:13:15 Kalau hari ini ada yg bermasalah seperti Century - masih bisa penyelamatan tanpa harus bail out / ditutup. Animal Spirit sedang positif.

23:14:41 Tapi kalau animal spirit sedang negatif - maka efek berantainya dr menutup bank bisa menyeret seluruh sistem masuk ke jurang.

23:15:48 Iya betul. @endalayukallo: marketcrash 1929 jg, asal muasalnya kenapa Hitler bisa naik di Jerman

23:17:12 Ditambah sastra. Itu aku nyerah. @motulz: @elwinmok gak cuma perbankan kali.. segala yg ada di ensiklopedia lah... kecuali satu : musik :))

23:18:24 Reflexity itu masalah feedback - agak terpisah tp masih terimbas oleh konsep Anmal Spirit @tvrner

23:19:35 IIya, tapi kalau ekonomi sedang jelek, bank jg bisa runtuh tanpa perlu ada orang2 nakal... @PramOctavy

23:20:57 Dari peristiwa runtuhnya sistem perbankan tahun 1930 lah maka pemerintah Amerika mendirikan FDIC sbg penjamin pinjaman masyarakat di bank.

23:22:19 Didirikan tahun 1933 & mulai beroperasi sejak 1934. Sejak itu tdk pernah ada deposan bank di Amerika yg kehilangan duit di bank komersial

23:23:37 FDIC hidup dari iuran yg dipungut dari setiap bank & tabungan/deposito nasabah. Jadi sifatnya mirip koperasi + perusahaan asuransi.

23:24:28 Tujuannya? Agar tdk perlu ada talangan dana dari pemerintah, andaikan bank2 mengalami kolaps & simpanan nasabah perlu diganti.

23:25:25 Di Indonesia, lembaga seperti FDIC adalah LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) dan cara kerjanya memang persis FDIC.

23:26:33 Bank bermasalah akan diambil alih manajemennya oleh FDIC/LPS . Disuntik modal sampai sehat, terus dijual lagi kalau sudah sembuh.

23:27:48 FDIC/LPS juga punya wewenang khusus (sampai bisa membatalkan kontrak dg pihak ketiga & mengganti manajemen), utk bisa jalankan tugas.

23:29:18 Memang tdk ada yg akan rela - tapi fokus kita kan dana masyarakat. Menghukum ex-pemilik bisa dilakukan kemudian. @PramOctavy

23:30:38 Atas hal itu pula maka uang iuran yg ada di FDIC bukan duit pemerintah Amerika, krn didirikan justru supaya tdk perlu pakai duit pemerintah.

23:31:49 Dan saya rasa LPS pun demikian. Itu duit iuran bank & nasabah - bukan lagi duit pemerintah, supaya duit pemerintah tdk perlu keluar.

23:33:57 Tapi logika itu dibalik2 dlm sidang Pansus Century kemarin. Pejabat LPS dijebak terus dg pertanyaan aneh & keliru. Pertanyaannya yg salah

23:35:05 FDIC = Federal Deposit Insurance Corporation. Berbadan hukum PT sama seperti LPS. @fedinuril

23:37:21 Nggak nganggur - diinvestasikan dlm bentuk bond pemerintah @tekon92: Uang nganggur d LPS/FDIC buat apa om kalo gk ada bank yg harus ditolong

23:38:16 Karena duit FDIC/LPS disimpan dlm Bond pemerintah - maka berarti ikut membantu membiayai anggaran & pembangunan.

23:41:21 Di tahun 2009 - FDIC menalangi 140 bank bermasalah. Di 2010 hingga 4 Juni 81 bank yg ditalangi. Apa iya krn pemiliknya nakal? Tentu tidak.

23:43:08 Bank2 tadi kolaps & ditalangi oleh FDIC karena memang ekonomi sedang jelek. Itu saja prinsip dasarnya.

23:45:15 Karena krisis Amerika sedemikian berat - ada kemungkinan FDIC akan kekurangan simpanannya, tp FDIC bisa pinjam ke pemerintah Amerika.

23:46:56 LPS masih sangat jauh dari keadaan seperti FDIC itu. Surplus dananya masih besar - tapi org2 di Senayan ngomongnya tidak sesuai kenyataan.

23:48:27 Bukan. Iuran dipungut dr komponen penerimaan bunga @Adefsurya: Apa biaya administrasi tabungan yg Rp10rb/bln itu sebagian besar bwt LPS?

23:50:18 Di jaman krisis 1998, belum ada LPS & berbagai perangkat hukum. Jadi terpaksa pakai BLBI utk nalangi bank agar ekonomi nggak kolaps @Ce_Ce_

23:51:52 Di krisis 1998 - Bank Sentral tdk independen. Bank tdk wajib laporkan neraca, pinjaman luar negeri swasta tdk transparan. Serba kacau.

23:53:14 IMF dulu mau bantu Indonesia dg syarat2 tadi: Bank Sentral jd independen, Perbankan wajib lapor, Non Bujeter dihapus - semua ada dlm LOI

23:54:30 Pemerintah & kroni Suharto ngedumel, karena nggak bisa minjam seenak hati lagi. Tapi kalau tdk diikuti, IMF tdk mau bantu & donor jg pergi.

23:55:53 Apa yakin Suharto mau begitu saja ke non-bujeter (nggak perlu laporkan seluruh penerimaan & belanja negara) kalau bukan krn terpaksa?

23:57:10 Dana operasional Bulog itu dulu sifatnya non-bujeter, dan itu jadi mesin uang & mesin politik Suharto + kroni-nya. Mau berpisah dg itu?

23:58:43 Dan perbankan kita dulu bisa cuma modal nama & saham kosong buat keluarga Cendana. Hidup dari pasar uang + kredit fiktif + di atas BMPK.

00:00:48 Jadi, LOI dg IMF dulu itu jg ada nilai2 positifnya - yaitu merekonstruksi sistem keuangan & perbankan kita agar bisa normal & transparan.

00:01:56 Memang ada syarat2 yg dinilai terlalu keras atau meleset, semisal soal rekomendasi penutupan 18 bank. Tp memang sistem kita gak normal.

00:02:52 Tp politisi kita kan nggak pernah ngebahas soal hasil positif dari LOI IMF - padahal itu yg fundamental dlm normalisasi ekonomi kita.

00:04:23 IMF dipakai jd straw man - keranjang sampah semua unek2 & perasaan anti asing.Toh IMF nggak akan komentar balik ini...

00:06:15 Dan memang manusia lebih mudah membenci sesuatu yg tdk dikenal - maka IMF (dan WB) dianggap sasaran ideal agar terasa nasionalis.

00:08:18 Bagaimana ekonomi & keuangan Indonesia ke depan - saya jamin pasti masih akan ada resiko2 yg akan muncul. Sial kalau DPR kita masih sama...

00:08:48 Betul. @ucietz: BMPK itu Batas Maksimum Pemberian Kredit ya Bang?

00:09:42 Harus tanya sama yg bilang salah. Tp masih inget gitu mereka? @ikanindy: klo ada yg blg rekomendasi imf itu salah, rekomendasi yg mn bang?

00:11:37 Kalau batas "kedaulatan ekonomi" sampai soal boleh nyetak duit seenaknya + non bujeter - ya buat apa juga? @sevilla_ramon

00:13:04 IPTN memang tdk sustainable. Financingnya via beras ketan @jayasik: tidak boleh lagi memberikan subsidi kepada IPTN... Itu sg saya sesalkan.

00:13:55 Sy dulu pernah ngobrol sama org2 ex-IPTN yg kerja di Airbus di kota Bristol. IPTN memang sudah kacau dari dalam. Banyak mismanajemen.

00:16:33 Waktu belum ngerti ekonomi sy juga manut sama KKG. Sesudah ngerti ternyata baru tahu banyak ngawurnya. @ari_perdana juga gitu @ariosnaek

00:18:50 Ini nulis serial tweeting udah hampir ngalahin jam tayang layar tancep... anak2 saya sudah pada pules.

00:21:11 Tdk ada yg mikirin financingnya. Jual/Beli pesawat kayak jual kue @uranchan: pdhl dulu IPTN visinya hebat.. Knp coba dibayar beras.. Bego!

00:24:02 Astra saja kalau bikin mobil selalu mikirin aspek financingnya dg kerja sama multi finance & bank. Nggak bikin kalo nggak yakin financing.

00:25:54 Saya pernah baca lapkeu Boeing - skema financingnya luas & kompleks sekali. Bikin pesawat itu mahal & yg beli pun hati2 dg barang mahal

00:27:52 Soal privatisasi? Saya ingin tulis juga, tapi nanti serial twit ini panjangnya bisa ngalahin pagelaran wayang kulit :) kapan2 ya... @noorf

00:28:54 OK teman2, saya istirahat dulu ya. Sudah lewat tengah malam & saya mulai ngantuk. Nanti bisa salah2 ngetwit. Selamat malam semuanya.


Well, ini merupakan rekap tweet dari Poltak Hotradero, seorang analis yang rutin membagikan ilmunya di akun twitter @hotradero, lalu merekapnya di www.satemonyet.blogspot.com.. Benar-benar ilmu yang sangat bermanfaat.

Rabu, 02 Juni 2010

afternoon news...

Diposting oleh anindita di 16.43 7 komentar
I've been working here for almost 3 years, 2 years of it I was underpaid because I didn't fulfill the requirements to become an official public servant, that age thing you know..i was too young back then, so let's say that I need more times than others to be one.

Never mind that, I still had to work hard during the day, all those accounting receipts, filing letters, and I'll get home very late at night at every end of year, and after all those times I've been through, I finally receive my letter of nomination a couple of weeks ago..

Sadly they can't write the truth that I've been here for 2,5 years. They have to write January 2010 as my starting point, according to my 18th birthday. And yeah it means that those two effing years won't be recognized as one of my most hard-working years. I know it's not their fault, but it's still kinda a big news. Well, embracing the truth is not that easy, you know..

But I'm not planning to sue any of those constitution or whatever. Never ever. I'm not a crybaby, to get in this institution I have thought of it over and over again.. would I regret it, would I be envious of my friends, and I decide: why should I care? At every moments and stages of my life, I've never been known as a popular kid, as I'm not trying to be though. I've never been known as a rich kid, so a few millions wouldn't make any difference.

Let's say I'm gonna face the truth just like everyone I know will do: Celebrate the day, karaoke times and new clothes won't hurt. I'm as happy as I am pretending.

Senin, 15 Februari 2010

VIOLENT!

Diposting oleh anindita di 11.04 4 komentar
RRRRAAAAAWWWWRRRRRRRRRRR

GGRRRRRR... EGHDUWUJWSFJZL;SIUFIWIIUFUJJAJIFIIWKKVKKDOOEO


saya benar-benar sedang dalam mood paling buruk sepanjang hidup saya! i mean this! setiap kali melihat kaleng, tombol lift, botol, jendela, saya hampir selalu berniat untuk menendangnya! saya bahkan mengambil botol paling besar yang bisa saya temukan untuk diremukkan ke toilet, membanting barang di gudang, loncat-loncat gak beraturan, menatap muka orang-orang dengan pikiran ingin meninjunya, meludah terus-terusan di toilet, arrrrrgfgghhhhhhfhfhfhhf!!!!!

i'm in a mood for violence!!!


sepertinya hormon adrenalin saya melaju dengan sangat kencang saat ini. i can feel it! perasaan-perasaan berdebar kencang yang saya rasakan sepanjang saya berjalan ke tempat manapun di gedung ini, perasaan ingin meloncat-loncat, perasaan ingin menendang semua barang, i know where this energy come from!

oke, jangan tanya kenapa. ada penyebab yang membuat saya begitu larut dalam mood seburuk ini tapi i just can't tell it because it's so damn freaking me out!


AARRRRRRRGGGGGHHHHHHHHHHHHH





Kamis, 14 Januari 2010

My Top Movies of 2009

Diposting oleh anindita di 18.22 1 komentar
tahun 2009 kemaren, saya sering banget ke bioskop. hehehe, jadi saya tiba-tiba aja berkeinginan untuk menuliskan list film-film yang paling saya sukai di sepanjang tahun lalu. dan ini bukan berdasarkan peringkat, cuman sesuai yang diinget aja. here we go..

1. AVATAR

Sebenarnya sih cerita film ini gak bagus-bagus amat. Sama kek Titanic yang bisa jadi skripnya cuman dari anak klub film di SMA. Tapi visual effectsnya memukau bener gitu lohh, faktor yang berkesan dari Avatar adalah bikinnya bener-bener niat. Dibilang film termahal sepanjang sejarah, ya kita tau sendiri duitnya lari kemana aja, dan hasilnya emang cakep. Dari segi akting, sedari awal nonton saya gak berekspektasi bakalan gimana..biasanya film-film yang menonjolkan visual effect punya kesan pemeran utama bisa dimainkan aktor siapa saja. Nah, nilai plus di film ini adalah dia memajang Sam Worthington. Menarik bukan??(pembaca menelan ludah). Apalagi film ini memperlihatkan perkembangan fisik Worthington selama berbulan-bulan di planet lain seperti facial hair dan rambut yang otomatis membuat saya bingung harus memilih di adegan dan bentuk wajah seperti apa Worthington keliatan paling cakep.


2. (500) Days of Summer
 Jarang sekali saya menyukai suatu film dari genre romantis, tapi somehow ketika menonton film ini saya merasakan korelasi dengan tokoh Summer Finn. Labil, suka bersenang-senang, tidak mencari komitmen tapi butuh kasih sayang, xixixixi. Proses editing yang menarik dalam film ini membuat kita gak kehilangan trek dalam menyusuri 500 hari dalam kehidupan Tom sejak ia bertemu Summer sampai dia berhasil move on. Very lovely. Oh iya, ketimbang menyebutnya sebagai film romantis rasa-rasanya ini lebih pantes disebut film coming-of-age. Moving on is the hardest part, but so is finding true love.

3. The Damned United
Review is in another post! Hahahaha.

4. Watchmen
Saya suka banget sama ambience dan sinematografi film ini, mulai dari opening credit yang super keren, adegan funeral yang diiringi lagunya simon & garfunkel, tone warna yang suram, sampai karakterisasi yang jauh dari kesan superhero kebanyakan. Mereka adalah manusia biasa, dengan kemampuan berbeda-beda tanpa sumber daya asing. They're almost real, kecuali Dr. Manhattan tentunya, tapi saya menangkap esensi tokoh ini, dia menggambarkan keberadaan orang-orang yang didewakan karena kecerdasan atau kekuasaannya yang luar biasa. Lagian, mengingat ending dan sosok villain yang unpredictable (tapi endingnya sangat bagusss, saya terpukau), film ini tergolong berat untuk ukuran film superhero. Penuh muatan filosofis dan nudisme. Durasinya juga agak lama, dan hampir membosankan di tengah-tengah. Ngomong-ngomong, adegan dewasa di film ini terlalu lama deh menurut saya, toh gak memberikan dampak berarti kalo gak ditayangkan.


5. Zombieland
Hello, ini sudah tahun 2009 dan masi ada film tentang zombie? Eh tapi kalau bukan karena trailernya yang keliatan kocak mengenai strategi menghadapi zombie saya juga gak bakal kepikir nonton film ini, apalagi waktu itu udah midnight hihihi. Dan ternyata filmnya gak mengecewakan, hilarious and unexpectedly funny.

6. Garuda Di Dadaku
 Ini film yang sangat lovable. Jarang-jarang ada film Indonesia yang penyampaiannya gak menggurui dan dialognya gak kesinetron-sinetronan meskipun udah bawa tema yang bagus. Tapi tetep aneh ngeliatin si kakek nyuruh cucunya les melukis dan drum dan gak bolehin sepak bola dengan alasan "itu gak menjamin masa depan kamu". Huwooo, kalo menurut saya melukis dan jadi drummer itu posisinya setara lo kek dalam hal ketidakpastian masa depan, main bola masi mending dah, bisa nyambi ngartis pula. Saran temen saya, coba premis filmnya diubah menjadi si kakek memaksa cucunya sekolah kedinasan dan menjadi PNS, lebih real sepertinya.

7. Whip It
Hey, who knows that a movie as cute as this one is directed by Drew Barrymore? Another best coming-of-age flick of the year, dengan munculnya bintang tamu mas Landon Pigg yang luar biasa luncang sebagai pacar si tokoh utama. Agak berbau female empowerment kata orang, tapi peduli setan yak, orang-orang suka membeda-bedakan genre berdasarkan tema gender deh. Habis nonton film ini saya jadi pingin bisa main sepatu roda..kalo cuma gedebak gedebuk fisik mah saya natural, hihi.

8. Inglourious Basterds
Cerita apa yang kamu harap dari film yang spellingnya aja ngaco gini? Mereka menulis ulang sejarah dengan ngaco - Hitler seenaknya diledakkan di dalam gedung bioskop. Namun selain sutradara kenamaan semacam Tarantino, yang paling mencuri perhatian adalah Hans Landa (dan sampai sekarang si aktor selalu saya identifikasi dengan nama ini), the Jew Hunter nan bengis yang suka minum susu dan diperankan dengan amat sangat brilian sekali sampai kamu lupa kalau ada Brad Pitt di frame yang sama. Brad Pitt who?? I don't fancy him but I must say that he's so good at picking movies. Every film he's starred in is unbelievably brills.





























Kamis, 07 Januari 2010

blabbering

Diposting oleh anindita di 18.13 6 komentar
i believe it's dangerous not to let your mind speak up. but when it's about a feeling that only your heart feels, i wonder what to talk about. or else, what to write about. i believe it's just a change of heart that occurs after i finish Beauty is The Beast manga. you know, it leaves a good impression on me. i heart this Wanibuchi guy. if he exists around me, i dare to say i will definitely fall for him, though i'm not sure if i'll dare enough to get near.

and here comes this guy. the guy i want to talk about. first time i saw him, he left no impression. he's cold, doesn't talk much, lives in his own world, and no one is really close to him. just as Wanibuchi is. just the guy around the corner. and actually he's still only the guy around the corner to me.

by the way i can't tell exactly how it is. it's just that after i read the manga, i suddenly compare Wanibuchi to him, i compare how Wanibuchi treats Eimi to how he treats me. think about it, he has ever bought me shoes, bought me bag, trusted his important things to me, arranged my special occasion, and when i gave him money for something i wanted him to buy, he always said "you know, i never take money from you". is that enough to make us lovers? no. somehow i believe he's not that interested in me, and neither am i. but the way he cares to me is just so unexplainable. the way he accepts my request, the way he accompanies me to some place or to do something, the way he says "kapan-kapan ya" after he refuses my invitation for a reasonable answer, the way he greets me, the way "never take your money" comes out... it just leaves traces or stuffs. he cares to me not in a friend's way, or like he once told me "you're like a younger sister to me" which someone he doesn't have. for me it's more like a father taking care of his daughter. yeah, we're just a few years away, but that's just what i think. we never talk much or share feelings just as anybody does, isn't that what fathers do? it's just not the way i am, or he is, or we are. it just goes out like that.

actually this is just some kind of things that i keep for myself. i'm not saying i'm in love with this guy, or this guy is so weird because that's not what i mean. this writing has no point. you know i'm just writing about the situation between us and how it goes and i'm comfortable with it.. no need to make it up to the next level or else. it's almost like when you're bored, you always love to spend times alone at mall and do nothing but walking around and watching people (i often do this for sure). people can think it's useless, it's pointless, it's weird, or else, but it's comfortable.



PS: the conclusion is what you read can affect your heart or your mind and end up in the way your writing goes.. whatever. 
 

brisk swish and a new day Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos